Selasa, 09 Oktober 2012

Review: Expendables 2

Setelah sukses dengan Expendables, kini Silysvester Stalone membintangi kembali Expendables 2. Film-film "reuni" ini ternyata tetap menarik untuk dilihat, setidaknya bagi pecinta bintang-bintang laga. Kumplit dah di film ini, bahkan Arnold Swasanasegar pun turut masuk di dalamnya.
Berikut sinopsisnya yang saya acu dari blognya sobat jeanotnahasan.


Di awal, film ini langsung menyajikan adegan action ketika Barney Ross yang diperankan oleh Sylvester Satllon dan anggotanya (expendables) berusaha menyelamatkan seorang sandera berkewarganegaraan Cina menggunakan kendaraan berlapis baja yang sudah dirakit sedemikian rupa untuk melakukan penyerangan. Para expendables berhasil menyelamatkan sandera dan juga berhasil menyelamatkan nyawa Trench (Arnold Schwarzenegger) yang turut ditawan musuh. Proses penyelamatan sandera berjalan mudah, namun saat mereka berusaha kabur, Ross tertembak dan dikepung musuh di tengah hutan. Ross tidak sendiri, saat itu dia bersama Lee Christmas (Jason Statham).

Saat dikepung, saya sudah membayangkan mereka berdua akan mendapatkan bantuan, dan ternyata prediksi singkat saya benar. Seorang anggota baru di tim expendables yang bernama Billy The Kid (Liam Hemsworth) berhasil menyapu bersih musuh yang mengepung Ross dan Lee.

Billy adalah seorang ahli sniper yang pada misi itu ditugaskan oleh Ross untuk mengawasi dari bukit. Billy seorang pejuang yang pernah ditugaskan di Afganistan, namun karena suatu masalah yang membuatnya kecewa, dia pun berhenti dan memilih untuk bergabung dengan Ross dkk.
Setelah menyelesaikan misi tersebut, Ross kembali mendapatkan misi baru dari Mr. Church (Willis). Misi yang tampaknya sangat sederhana. Untuk memperlancar misi tersebut, Mr. Church menugaskan sorang perempuan paras cina (*saya lupa namanya :D) yang paham banyak terkait target dari misi baru Ross dkk.
Target sebenarnya adalah sebuah peta digital yang berisi informasi terkait lokasi disimpannya lima ton bahan peledak plutonium, namun Mr. Church mengatakan pada Ross bahwa target dari misi ini adalah brangkas berisi uang bernilai puluhan juta dollar Amerika.

Cukup muda bagi para expendables untuk mendapatkan benda yang diinginkan Mr. Church walau tanpa salah satu anggota mereka, yaitu Yin Yang (Jet Li) yang ditugaskan untuk mengantar pulang sandera yang berhasil diselamatkan pada misi pertama. *Jadi peran Jet Li hanya terlihat pada misi pertama saja. 

Bukan bararti misi mereka selesai. Semuanya berjalan tidak sesuai rencana ketika Ross dan timnya meninggalkan lokasi, mereka dihadang kelompok Jean Vilian (Van Damme) yang juga mengincar benda yang diinginkan Mr. Church. Ross dan anggotanya tidak bisa berbuat banyak karena anggota musuh lebih banyak dan juga mengancam nyawa Billy The Kid (si jago sniper) yang berhasil mereka tawan ketika ditugaskan untuk mengawasi dari ketinggian (bukit).
Musuh menggerogoti semua senjata para expendables dan berhasil memebawa pergi benda yang diinginkan. Musuh juga bertindak keji dengan membunuh si jago sniper, Billy The Kid. Kematian Billy The Kid membuat Ross marah dan berniat untuk membalas dendam. Mereka pun mencari tau keberadaan Vilian dan mengatur strategi penyerangan. Vilian merupakan pimpinan sekelompok orang yang ingin mendatangkan malapetaka dan ancaman mematikan yang tak terduga. Mereka ingin mengangkut plutonium dan menjualnya untuk mendapatkan uang. Tidak tanggung-tanggung, lima ton plutonium itu lebih dari cukup untuk menghancurkan dunia. 
Ross dan anggotanya memulai penyerangan. Di perjalanan, mereka beristirahat di sebuah tempat bekas resto di desa yang tak berpenghuni. Sunggu sangat dapat diprediksi, Ross dan anggotanya pasti akan mendapatkan serangan dari musuh dan itu benar terjadi. Akhirnya terjadi pertempuran yang cukup sengit. Para expendables keteteran dan tak sanggup melakukan perlawanan yang seimbang. Ketika keadaan mulai kritis, tiba-tiba saja muncul seseorang yang bernama Booker (Chuck Norris) yang berhasil melumpuhkan semua musuh. Booker adalah teman lama Ross. Dia dijuluki serigala penyendiri yang liar.
Expendables melanjutkan perjalanan. Mereka melewati sebuah desa yang hanya dihuni kaum perempuan dan anak kecil. Ketika berada di desa tersebut, para expendables kembali berhadapan dengan anak buah Vilian yang ditugaskan untuk mengambil warga yang tersisa yang nantinya akan dipekerjakan untuk menggali lokasi plutonium.

Tidak sulit bagi para expendables untuk menghabiskan anak buah Vilian di tempat itu. Warga pun sangat berterima kasih pada Ross dkk.
Mereka kembali melanjutkan perjalanan dan akhirnya berhasil mencapai lokasi. Mereka memantau kondisi lokasi dari kejauhan dan memutuskan untuk memasuki lokasi menggunakan pesawat yang dibawah dari film The Expendables sebelumnya :D
Mereka berhasil masuk ke lokasi yang berada di bawa tanah (semacam goa) dan menyelamatkan para pekerja yang nyaris saja dibantai anak buah Vilian. Sayangnya, Vilian dan anak buahnya berhasil kabur membawa 5 ton plutunium dan juga meledakan lokasi tersebut. Para expendables dan semua pekerja terjebak di dalam. Hal lucu terjadi ketika Gunner Jensen (Lundgren), berbekal pengetahuannya dalam hal kimia, dia mencoba meledakan salah satu sisi ruangan. Anggota tim yang lain tidak percaya dia mampu melakukan itu, dan memang benar. Bahan yang dibuat Gunner tidak menghasilkan apa-apa (penonton tertawa). Tapi tiba-tiba saja bidang yang ingin dihancurkan Gunner retak. Yang lain mulai kagum dan WOW, tapi
(penonton tertawa lagi) bidang tersebut retak karena dihancurkan dari luar, Trench (Arnold Schwarzenegger) yang melakukannya menggunakan alat berat. Trench datang bersama Mr. Church. Bersama para expendables, mereka langsung mengejar Vilian.
Pertempuran kembali terjadi di bandara. Para expendables yang dipimpin Barney Ross (Stallone) dan beranggotakan Lee Christmass (Statham), Hale Caesar (Crews), Toll Road (Couture), Gunner Jensen (Lundgren) serta seorang perempuan yang ditugaskan Mr. Church berusaha menghalangi dan menghabiskan anggota Vilian. Mereka juga mendapatkan bantuan Booker (Chuck Norris). Pertarungan klasik (tanpa senjata) terjadi antara Christmass dan seorang tangan kanan Vilian serta pertarungan antara Ross dan Vilian. Christmas berhasil memenangkan pertarungannya. Barney Ross juga berhasil menghabisi nyawa Vilian menggunakan pisau yang digunakan Vilian membunuh Billy The Kid. Pembalsan dendam yang berhasil, cerita berakhir.

Nah, yang pengen download filmnya bisa di sini nih, saya acu dari sobat nurcell:   download expendebles (.mkv : 363,1 MB)

Sekali lagi sobat, film ini kaya semacam film reuni gitu bagi para pemain...lihat saja Jet Lee yang jarang ngomong karena mungkin emang susah berdialog dengan aktor lainnya. Trus juga karena di film ini isinya jagoan-jagoan semua kita penonton juga bingung yang mau dijagoin (hero) nya yang mana....bingung dah situ...untuk itu tonton aja deh sendiri filmnya yah......

1 komentar:

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar Sobat... ^_^